Life Is So Beautiful, Isn’t it ?


Tidak ada agama yang paling benar,

melainkan agama yang paling sesuai dengan diri seseorang.

Jika seseorang membenarkan agamanya

diantara yang lain, maka dia sedang lupa keyakinan-nya

akan esensi ajaran agama itu sendiri,

kerendahan hati.

Agama tidak membenarkan seseorang

demikian pula sebaliknya.

Kebenaran yang diperoleh adalah kebenaran yang tumbuh dari sebuah kejujuran

dan sebuah keyakinan yang tulus

bahwa cinta kasih yang membuat kita “hidup”.

bahwa cinta kasih  yang membuat kita hidup.

Dimana Aku, Dia, dan Mereka tidak lagi melekat pada jiwa KITA,

disaat itulah KITA merangkai celah akan kebahagian

yang terlepas dari segala prasangka.

Hidup dimana semua pikiran berada dalam tataran yang seimbang,

hidup dimana peran yang dielukan dapat terwujud.

Pelik rasa menyamarkan pandangan kita

pada sebuah realitas,

mengagungkan homogenitas…

Mulai dengan kejujuran

berlanjut pada kerendahan hati

berakhir pada kebahagian…

Life Is So Beautiful, Isn’t it ?

******

(2008/nano)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: